Monday, 3 November 2014

Dia yang mencintaiku



Jika ada yang harus dipersalahkan atas hilangnya sebuah cinta, maka akulah yang akan menjadi tersangka utama.
Tanpa kusadari seringkali ku menyingkirkan ia yang tlah mencintaiku dengan hati.
Pernah sekali ia memaafkanku dan tetap mencintai.
Hingga pada suatu ketika kuputuskan hati untuk berlabuh pada seorang pengecut.
Dia, yang mencintaiku dengan hati hanya tersenyum kecut.
Aku ingat bagaimana tatapannya, memohon tanpa berkata.
Menggenggam tanganku erat.
Dia yang mencintaiku dengan hati kini tlah pergi.
Mereka bilang ia tak mungkin kembali.
Tapi hati tak pernah sedikitpun mengerti.
Dia yang mencintaiku dengan hati kini mencinta wanita lain.
Wanita yang membuatnya tertawa
Membicarakan segala hal yang menurutnya sealur.
Dia yang mencintaiku kini tlah pergi.
Entah, mungkin ia kan kembali.
Semoga.

No comments:

Post a Comment